Dongeng Luar Angkasa -- Sebuah pesawat antariksa milik Rusia yang dijadwalkan untuk menuju ke salah satu bulan Mars namun terjebak di orbit Bumi akan jatuh pada bulan depan. Namun, dalam pengumuman yang diterbitkan oleh badan antariksa Rusia pada hari Jumat, bahan bakar dan material radioaktif wahana tersebut tidak akan menimbulkan bahaya kontaminasi. Sekitar 20 hingga 30 serpihan wahana tersebut, dengan berat total sekitar 200 kg (440 pon) akan selamat dari proses masuk ke atmosfer Bumi, lalu akan menghujani permukaan Bumi, ungkap sebuah peringatan dari Roscosmos.
Minggu, 18 Desember 2011
Ditemukan: Mikroba Hidup di Habitat Gunung Mirip Mars
Dongeng Luar Angkasa – Sekelompok ilmuwan dari Oregon State University berhasil mengumpulkan koloni-koloni mikroba dari dalam es yang terjebak di dalam sebuah tabung lava di Cascade Mountains. Tabung lava tersebut terletak di dekat Kawah Newberry pada ketinggian sekitar 5000 kaki. Yang mengejutkan, mikroba-mikroba tersebut mampu bertahan hidup dalam temperatur sangat rendah yang mirip dengan kondisi di Mars.
Selasa, 13 Desember 2011
Asteroid Vesta Kini Berwarna-warni Seperti Pelangi
Asteroid Vesta kini berwarna-warni seperti pelangi. Namun, warna-warna yang cerah tersebut bukan merupakan warna asli batu antariksa tersebut, melainkan hasil utak-atik wahana antariksa milik NASA, Dawn. Dalam citra-citra yang diambil oleh Vesta terhadap kawasan selatan Vesta tersebut, terlihat warna-warni yang mirip warna pelangi dan juga lapisan-lapisan yang terpilah-pilah dengan jelas.
Senin, 28 November 2011
NASA Luncurkan Mars Rover Curiosity
Roket tak berawak Atlas 5, yang tingginya setara dengan gedung bertingkat 20, diluncurkan dari Cape Canaveral Air Force Station, Florida, Sabtu waktu setempat, atau hari Minggu waktu Indonesia, pada jam 10:02 pagi EST (3:20 sore GMT). Roket tersebut mengangkut NASA Mars Rover Curiosity yang bernilai $2.5 milyar dan dirancang untuk mencari petunjuk tentang adanya unsur-unsur pendukung kehidupan di Planet Merah.
Senin, 06 Juni 2011
Antimateri Berkeliaran di CERN
Para ilmuwan di CERN telah menerbitkan hasil percobaan di mana mereka mengungkapkan tentang berhasil ditangkapnya partikel anti-hidrogen selama 1.000 detik sebelum penghancuran.
Hasil karya mereka, dipublikasikan dalam jurnal Nature Physics, akan menghasilkan dasar yang lebih baik untuk membandingkan perilaku materi biasa dengan antimateri.
Para ilmuwan mengatakan masa hidup partikel-partikel tersebut mencerminkan peningkatan atas empat urutan magnitudo yang diperoleh dari pelbagai penelitian sebelumnya.
Para ilmuwan mengatakan masa hidup partikel-partikel tersebut mencerminkan peningkatan atas empat urutan magnitudo yang diperoleh dari pelbagai penelitian sebelumnya.
Langganan:
Postingan (Atom)



