Minggu, 19 Desember 2010

Dari Mana Datangnya Emas?

Dari mana datangnya emas? Dari langit turun ke Bumi, kata peneliti.

Para ilmuwan telah lama mengetahui adanya logam siderophile (“iron-loving” – suka besi) dalam jumlah yang misterius pada mantel Bumi. Logam-logam semacam ini, termasuk emas, dalam bentuk cair cenderung bersenyawa dengan besi.

Sabtu, 13 November 2010

Makhluk Hidup Pertama di Bumi Mungkin Hidup di Angkasa

Bentuk kehidupan yang pertama kali ada di Bumi mungkin bukan terbentuk di air yang menggenang di permukaan, melainkan melayang-layang di angkasa. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature menemukan bahwa sejak sekitar 1,2 milyar tahun silam, atmosfer Bumi telah mengandung cukup oksigen sehingga mampu mendukung bentuk-bentuk kehidupan yang kompleks.

Bukti bagi penelitian ini diperoleh dari sedimen purba di Skotlandia. Pada batuan tersebut, ditemukan bakteri yang memanfaatkan oksigen untuk menghasilkan energi dan tetap hidup hingga 1,2 milyar tahun silam.

Kemungkinan tersebut semakin terbuka setelah sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Universitas Arizona menemukan bahwa molekul-molekul organik yang kompleks, termasuk asam-asam amino (amino acids) dan nucleotide bases, yang merupakan unsur kehidupan paling penting di Bumi, bisa terbentuk di atmosfer bagian atas yang berkabut pada Titan, bulan terbesar Saturnus.

Foto Hari Ini: Bumi dan Bulan dari Jarak 183 Juta Km


Tanggal pemotretan: 6 Mei 2010
Image Mission Elapsed Time (MET): 181616382
Instrumen: Wide Angle Camera (WAC) of the Mercury Dual Imaging System (MDIS)
WAC Filter: 2 (clear filter)
Field of View: The WAC has a 10.5° field of view

Jumat, 12 November 2010

Air di Bumi Mungkin Telah Ada Sejak Hari Pertama

Salah satu misteri alam terbesar bagi ilmu pengetahuan adalah asal mula samudera. Dari mana air sebanyak itu berasal? Nebula di mana Bumi dilahirkan sekitar 4 milyar tahun silam sangat dekat dengan Matahari. Suhu pada waktu itu tentu sangat tinggi sehingga air, jika ada, hanya bisa berbentuk uap.

Nyatanya, Bumi tetap memiliki air yang berbentuk cair. Jadi, debu angkasa yang membentuk planet kita ini tentu jenis debu yang kering dan air di Bumi baru muncul setelah Bumi terlahir sempurna.

Rabu, 10 November 2010

Gambar Hari Ini: Merapi dari Satelit Terra

Selama terjadinya letusan, Gunung Merapi tersaput kabut sehingga menyulitkan pemantauan secara visual oleh petugas di lapangan. Namun pada 30 Oktober 2010, instrumen ASTER (Advandced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer) yang dipasang pada satelit Terra milik NASA memotret jejak abu panas, bebatuan dan kubah lava yang berpijar. Data thermal tersebut dipadukan dengan peta tiga dimensi sehingga lokasi aliran lava dapat ditentukan. Peta tiga dimensi dari model topografis global tersebut dibuat dengan mengolah pengamatan stereo ASTER.


Sumber: Spacefellowship

Rabu, 03 November 2010

Foto Hari Ini: Nil Malam Hari dari ISS


Astronot Douglas Wheelock memotret Sungai Nil pada malam hari ketika ISS mengorbit di atas sungai itu pada hari Sabtu, 27 Oktober 2010. Kawasan yang berpenduduk tampak lebih terang - tentu karena lampu-lampu yang menyala. Gurun Sahara yang membentang luas dan gelap tampak sangat kontras.

Sumber: dailygalaxy.com

Sabtu, 30 Oktober 2010

Merapi, Venus

Letusan Gunung Merapi di Jawa Tengah-DIY membuat kita sadar bahwa Bumi adalah sebuah planet yang "hidup". Jutaan tahun yang lalu, ketika Matahari masih sangat muda dan menebarkan panas yang jauh lebih panas daripada yang kita rasakan sekarang ini, Bumi adalah gumpalan debu dan gas angkasa yang panas membara, bergolak dan berpijar-pijar.

Ketika tungku di Matahari menjadi lebih tenang dan panasnya relatif stabil, Bumi turut menjadi dingin. Debu dan gas-gas angkasa membeku menjadi kerak Bumi, yang sekarang kita sebut sebagai lapis-lapis bebatuan. Akan tetapi di antara gas-gas itu masih ada yang terjebak di balik lapisan kerak Bumi. Itulah yang kita kenal sebagai magma. Ketika mengalir ke permukaan Bumi, magma itu kita sebut lahar atau lava.